31 Aug 2014

MENGABAIKAN PUTARAN

"If you want to run fast, run alone; if you want to run far, run together." (African proverb)

Today’s target: Run 17 kilos

Sama seperti tahun lalu, saya dan Ana mendaftar Independence Run. Bedanya, kali ini kami berkaus merah (means we chose to run 17k instead of 8k). Sebelum memutuskan melaksanakan lari pagi ini, malam harinya Ana berkata bahwa sepertinya dia tidak jadi ikut lari. Saya menjawab jika dia tidak ikut, maka saya juga tidak akan ikut. Lari 17 kilo akan terasa sangat berat jika saya berlari sendiri *banyak alasan hihihi. Namun, pagi ini Ana yang berubah pikiran mengetuk pintu kamar saya. Kami berangkat ke titik start Independence Run saat langit belum benar-benar terang dan jiwa masih setengah sadar. Saya berujar pada Ana bahwa saya akan menyelesaikan lari hari ini dengan do or die attitude: saya harus finish.

29 Aug 2014

KETIDAKSABARAN


Permisi. Bolehkah aku membenamkan diri ke ruang kesabaran kembali?

Penantian adalah sinonim kesabaran sebagaimana juga sinonim ketidaksabaran. Aku bersembunyi di balik tirai penantian dan terlihat begitu tenang sementara hati enggan putus bertanya-tanya. Aku tak berdaya membedakan bilamana ini ketabahan atau ketidaktabahan. Sering aku tidak mengerti pada kesabaran dan ketidaksabaran yang ku pilih sendiri. Aku meragu pada tahan atau tidaknya aku menghadapi segala pergerakan yang mengguncang batin. Sepertinya lumrah jika ku katakan aku tidak sabar hanya saja aku akan tampak kasihan karenanya. Dengan atau tanpa kesabaran, aku tetap hanya memperoleh yang tertulis untukku saja. Jadi mengapa aku harus kehilangan kesabaran?

24 Aug 2014

BEST FRIENDS

Pernah membaca tulisan saya yang berjudul “Dear My Husband”? Tulisan itu terinspirasi dari lagu “Dear My Wife” karya Mino dan P.O. Ketika memperdengarkan lagu tersebut kepada fans, P.O. menuliskan "This song is a song which I have written and composed for, together with my best friend Song Minho (Mino)". Persahabatan kedua rapper ini dimulai saat mereka kecil. Mereka belajar rapping sejak sangat muda dan memiliki mimpi yang sama. Sayangnya jalan mereka menuju impian berliku dan mereka tidak pernah tahu pasti bagaimana akhir dari perjalanan itu. Mereka kemudian berjanji, “One day, let’s meet on the same stage.”

19 Aug 2014

YOGYAKARTA

Yogya menyambutku mendung. Di bawah langitnya ada harapan yang berlarut-larut ku jaga. Aku mendatangi kota ini lagi seolah satu-satunya tujuan perjalananku hanyalah untuk sampai di sini. Udaranya mengusapku perlahan tetapi aku terhuyung-huyung seolah digulung badai. Ada duri-duri di sepatuku yang riang menyemangatiku berjalan. Aku melangkah menyusuri setiap sudut trotoar dan menghibur diri bahwa aku akan menemukan penggalan lagu yang hilang. Tak butuh waktu lama untuk menyadari bahwa harapan adalah punyaku saja. Namun, aku kembali datang ke kota ini seperti amnesia bagaimana perihnya ditertawakan kehampaan dan kekosongan Yogya.

15 Aug 2014

DO RE MI FA SOL LA SI



Do Re Mi Fa Sol La Si. Dia memanggilku dengan bunyi yang semakin tinggi. Si La Sol Fa Mi Re Do. Ketika ku dekati suaranya merendah. Dia selaksa pengharapan. Tatkala jauh dia memanggil dengan nada yang nyaring. Tetapi semakin tak berjarak aku padanya, suaranya samar dan seolah tak jelas berasal dari mana. Kosong. Bunyi tak berujung mengecohku untuk ke sekian kali. Berulang-ulang ku katakan ini kali terakhir aku mempercayai tipuannya. Namun, berbekal suara tipis itu keesokan harinya aku kembali menjelajah permukaan bumi untuk menghampirinya.

12 Aug 2014

WINNER 2014 S/S


“Just because you’re so-called BigBang’s junior group, people’s expectations are very high. You have to make songs that reaches the expectations people have for YG and Winner. You need to be more tired and more uncomfortable and more scared. You cant achieve succces just by being in YG” – YG advices to Winner

9 Aug 2014

MENGGANDENG MIMPI

Mula-mula aku berjalan menggandeng mimpi. Saking asyiknya bercerita, aku lupa mengulurinya kesempatan berbicara. Dia mengeratkan jemarinya sehingga tanganku sesak seolah tak ada lagi udara di antara jari kami. Aku menerka-nerka mengapa dia memperlakukanku demikian kasar. Diam-diam aku meliriknya. Dia menatapku tajam kemudian sorot matanya menyuruh penglihatanku beralih memperhatikan jalanan di depan.

3 Aug 2014

D

Di telinga kita, saban orang menjinjing musik masing-masing dan melintas. Ada lagu berirama mayor,  ada juga minor. Terdapat bunyi yang gaduh, terdapat pula yang sayup-sayup. Dan di antara semua kidung itu, terselip suara yang paling mudah kita kenali. Bagiku, suara akustik yang berdenting renyah itu lugas terurai di tengah semua harmoni.
Copyright © 2013 imzpression.com . WP Theme-junkie converted by BloggerTheme9
Blogger templates . Proudly Powered by Blogger .