2 Jan 2019

LIMA KISAH

PART 5: HIGH HEELS
Naura tidak tahu mana yang sekarang sedang mengganggu pikirannya: kenyataan bahwa Galen refleks menghindar jauh ketika Naura ingin mendengar detak jantungnya atau kenyataan bahwa detak jantung Madha terdengar begitu keras saat dia mendekat. Baik mengetahui maupun tidak mengetahui ternyata sama rumitnya. Masalahnya juga tidak sesederhana itu: sepertinya yang dia katakan sebelumnya, bagaimana menerjemahkan detak jantung? Jantung berdetak kencang tidak melulu secara spesifik ekuivalen dengan perasaan tertentu. It doesn’t even necessarily related to affection. Terlebih bagi Madha yang selama ini tidak memiliki teman perempuan. How if he was just flustered because never a woman came that close? Soal Galen, jangankan soal apa arti denyut jantungnya, Naura bahkan tak pernah mendengar denyut itu dari jarak yang memungkinkannya untuk mendengar. Jika pun sudah mendengar, dia juga tidak bisa serta merta memaknainya. Jelas ini membingungkan. Bagi diri seseorang berusia 19 tahun, hal yang terdengar remeh bagi orang-orang dewasa itu sudah cukup membuatnya sulit tertidur malam ini. Lebih penting dari detak jantung orang lain, bagaimana dengan detak jantungnya sendiri? Denyut semacam apa yang dimiliki jantungnya ketika bersama Madha maupun Galen?
Copyright © 2013 imzpression.com . WP Theme-junkie converted by BloggerTheme9
Blogger templates . Proudly Powered by Blogger .