4 Jun 2020

MY AUDITORIAL DEBUT

(Even though Auditoria is a big part of my writing journey, especially the journalistic one, I barely shared the story of me and that magazine. Here I come revealing my first story with the magazine published by Itjen Kemenkeu.

Ps: You can read the full version of the magazine here).

13 May 2020

DI BALIK LAYAR SURAT DARI IBU

source: instagram.com/thewidodo
Ramadhan kali ini jelas berbeda. Tidak ada lagi sudut pikiran yang berjingkatan merencanakan kepulangan ke kampung halaman di penghujungnya. Tidak lagi sama ungkapan cinta untuk sanak saudara dan handai taulan di tanggal 1 bulan selanjutnya. Bahwa tidak mengunjungi rumah, berdiam di perantauan, dan menahan sesak yang membanjiri dada adalah bentuk cinta setulus-tulusnya saat ini.  Itjen Kemenkeu ingin menepuk-nepuk bahu semua orang yang sedang mengarungi masa sulit itu dengan persembahan puisi berjudul “Surat dari Ibu” ini. Kami tahu air mata yang menggantung di sudut mata. Kami memahami kerinduan yang belum dapat terjawab dengan persuaan. Kami ikut merasakan masa di mana beban menjadi begitu sarat ditanggung batin.

16 Mar 2020

KAWI

PART 10: BAHKAN JIKA AKU HARUS MENGABARI SEISI DUNIA, AKU TAK AKAN MENGABARIMU
source: tumblr.com
(Ardhan’s POV)

“Tadi kita sudah sedikit bahas soal buku ‘Perempuan’ karya Mas Ardhana. Nah kalau buku yang ini viral banget ya. Siapa coba yang belum denger soal buku ini,” sang moderator memamerkan buku karya Raya di genggamannya. “Kita tanya langsung ke penulisnya ya. Dari judulnya saja sangat menarik ya Mbak Raya: Bahkan Jika Aku Harus Mengabari Seisi Dunia, Aku Tak Akan Mengabarimu. Boleh diceritakan nggak maksudnya apa?”

15 Mar 2020

KAWI

PART 9: SALAH SATU PEKERJAAN TERSULIT DI DUNIA ADALAH MEMAHAMI PEREMPUAN
source: tumblr.com

(Ardhana’s POV)
Suara langkah seseorang mendekat ruang tunggu menghentikan gerakan tanganku yang tengah mengetik. Aku tidak bisa tidak mengenali cara seseorang berjalan terlebih karena di masa lalu aku sering bersamanya termasuk menunggu langkah kaki itu mendekat yang mau tak mau membuatku menghafalnya. Berkecimpung di dunia yang sama membuat pertemuan menjadi tidak terelakkan. Perempuan itu kini mengambil kursi di seberangku. Jika di pertemuan lalu, aku yang meminta panitia untuk meninggalkan kami sejenak, kali ini dia yang memintanya. Pasti ada sesuatu yang penting untuk disampaikan sampai perempuan ini merasa perlu memulai percakapan denganku terlebih dahulu.

25 Feb 2020

KAWI

PART 8: TERIMA KASIH
source: tumblr.com
(2018)
(Raya’s POV)

Aku sedang hendak menutup pintu apartemen Ardhana seusai kami bertengkar ketika gerakan cepat tangannya tiba-tiba menahan pintu itu.

“Sebelum besok aku ke stasiun, aku mau tanya sesuatu, Ya. Siapa yang lebih pengen kamu pertahanin, aku atau Kang Raka? Karena mungkin kamu akan benar-benar kehilangan salah satunya besok.” Ardhana yang selalu berbicara dengan percaya diri kini terdengar sama sekali tidak percaya diri. Senyum patahnya mengiris batinku hingga jatuh berkeping-keping. “Aku udah tahu jawabannya tapi tolong ucapin lagi supaya langkahku lebih ringan,” dia tersenyum satire.

11 Feb 2020

KAWI

PART 7:  DO YOU KNOW WHAT’S SO UNFAIR ABOUT THIS?
source: tumblr.com
(Ardhan’s POV)

“Adan,” suara seseorang yang sangat kukenal mengetuk pintu apartemen yang kusewa. Jantungku berdenyut cepat tidak hanya karena tidak meyakini akan kembali mendengar suaranya memanggil namaku tetapi juga sebab aku tidak siap untuk menemuinya tanpa berkeinginan berterus terang.



Break kita udah selesai, Ya?” aku berusaha terdengar setenang mungkin meski darahku berloncatan melihatnya lagi setelah sekian lama merasa seperti orang yang paling dia hindari.

9 Feb 2020

TUESDAYS WITH MORRIE (A SUMMARY)

The review in the most straightforward manner: "A book that made me ugly cried"
source: bookbarista.nl
Saya baru saja rampung membaca buku “Tuesday with Morrie: an old man, a young man, and life’s greatest lesson”. Memoir yang ditulis oleh Mitch Albom, seorang jurnalis dan penulis, itu disebutnya sebagai “tesis terakhir”-nya bersama Profesor Morris Schwartz yang membimbingnya semasa kuliah. Enam belas tahun tidak pernah bertukar kabar pasca kelulusannnya, Mitch melihat sang profesor muncul di acara TV Nightline membahas penyakit yang dideritanya, ALS (amyotrophic lateral sclerosis). Acara yang membuatnya menyadari bahwa profesor favoritnya tidak memiliki banyak waktu tersisa itu memutar kembali ingatan Mitch akan kebersamaan mereka. Tatkala duduk di bangku kuliah, hampir semua pertemuannya dengan pria yang dipanggilnya “coach” itu terjadi di hari selasa. Kini, dia pun mengunjungi Morrie setiap hari selasa untuk berbicara dengannya: rangkaian pertemuan yang sarat pesan tentang kehidupan.
Copyright © 2013 imzpression.com . WP Theme-junkie converted by BloggerTheme9
Blogger templates . Proudly Powered by Blogger .