TIPS UJIAN CERTIFIED INFORMATION SYSTEM AUDITOR (CISA)

By nurimroatun - January 29, 2021


Halo, semuanya. Tahun 2021 telah tiba dan saya berharap ini akan menjadi tahun di mana kita dapat mengelola kesehatan (fisik dan mental) dan juga mencapai impian kita! Untuk membuka tahun ini, Alhamdulillah bahwa mulai hari ini, saya resmi menjadi seorang CISA. Saya menuliskan beberapa tips untuk para pejuang CISA di luar sana dengan harapan perjalanan kalian menjadi sedikit lebih ringan. Jadi, inilah tips lulus ujian CISA versi saya:

 

1. Tanamkan keinginan hati yang kuat


Menjadi CISA telah menjadi mimpi saya sejak tahun 2015. Angan itu terus saya simpan dalam hati meski saya merasa tidak mungkin pada awalnya. Apabila saya terus melangkah menuju mimpi itu, barangkali saya akan sampai bukan? Keinginan hati yang kuat itu menemani saya melewati hari-hari persiapan yang panjang dan melelahkan. Sungguh keinginan hati adalah hal dasar yang harus kita miliki sebab ialah bahan bakar kita untuk dapat teguh dan bersungguh-sungguh melewati kesulitan.

 

2. Mengikuti training CISA review


Sebelum mengikuti ujian CISA, saya mendapat kesempatan untuk mengikuti training persiapannya di Pusilkom UI (kita juga bisa menemukan training serupa yang diselenggarakan oleh tempat pelatihan lainnya). Bagi yang ingin memperkuat persiapannya dan memiliki kesempatan, tidak ada salahnya untuk mengikuti training CISA review. Tetapi tidak perlu khawatir seandainya pun tidak dapat mengikuti training tersebut karena satu dan lain hal, kalian tetap bisa memiliki persiapan yang cukup kok.

 

3. Miliki pengetahuan (teknis dan manajerial) dan pengalaman di bidang TI dan audit


Memiliki pengetahuan teknis dan manajerial TI dan audit tentu adalah modal fundamental dalam menyelesaikan soal-soal CISA. Terkait hal ini, saran saya banyak-banyaklah membaca referensi terkait TI dan audit TI, mendiskusikannya dengan orang lain, atau mengikuti komunitas (atau apapun. Gunakan cara "menyerap ilmu" favorit kalian). Sementara itu, ada beberapa soal ujian CISA yang pengerjaannya membutuhkan tidak hanya pengetahuan tetapi juga pengalaman sehingga exposure terhadap audit sistem informasi tentu akan membantu. Ketika kita memiliki pengalaman, logika berpikir, perspektif dan kearifan yang kita dapatkan akan memudahkan kita dalam mengerjakan soal.


Juga yang menurut saya tidak kalah esensial, perbanyak exposure terhadap terminologi TI dan bahasa Inggris (terlebih jika TI bukan jurusan kita dan bahasa Inggris bukan bahasa pertama kita). Familiarity with IT terms and English is advantageous! Dan juga, jika kalian tidak atau kurang terpapar dunia audit, lekatkan ini dalam pikiran: tata kelola-risiko-pengendalian adalah hal-hal yang paling diperhatikan oleh auditor.

 

4. Belajar CISA Review Manual dan CISA Review Questions, Answers & Explanations Manual (QAE)


Percayalah bahwa dua buku yang diterbitkan oleh ISACA itu adalah kitab suci bagi setiap kandidat CISA. Luangkan waktu untuk membaca keduanya terutama QAE. Pahami penjelasan dari jawaban yang disarankan oleh buku tersebut agar mendapatkan logika berpikir, perspektif, dan kearifan yang sesuai dengan yang ditetapkan ISACA. Sebagai informasi, saya sendiri membutuhkan waktu 2 minggu untuk menyelesaikan keduanya. (Jika kalian tidak berkeberatan untuk mengeluarkan uang lebih, kalian juga bisa mempelajari buku persiapan ujian dari Hemang Doshi atau lainnya. Saya dengar buku itu lebih mudah dipahami.)


Oh ya, pastikan mempelajari buku-buku tersebut versi yang terbaru ya. Untuk saat ini, Review Manual terbaru adalah edisi ke-27 dan Review QAE edisi ke-12.

 


5. Let’s say hello to cisaexamstudy.com


Dua hari menjelang ujian, saya beruntung sekali menemukan laman cisaexamstudy.com. Everyone, please pelajari setiap materi (yang dengan cantiknya disajikan key points-nya saja. Don’t we love that?) dan latihan soal yang disajikan laman tersebut. Saya merasa mendapatkan gambaran yang cukup menyeluruh dan utuh hanya dalam waktu 1,5 hari mempelajarinya.   

 

6. Latihan yuk melalui mock exams


Mock exam signifikan perannya agar kita terbiasa duduk dan berpikir tanpa interupsi dan distraksi selama berjam-jam. Berlatihlah untuk mengerjakan soal mock exam CISA sampai mendapat nilai setidaknya 80 (semakin tinggi semakin baik ya. Jadi silakan tetapkan target pribadi ya misalnya 100 *kabur). Saya menggarap setiap mock exam dengan durasi 2 jam saja untuk melatih kecepatan berpikir dan kemampuan menyelesaikan ujian di bawah tekanan.

 

7. Pelihara kesehatan fisik dan mental


Menjaga kesehatan dan kebugaran untuk ujian itu penting lho teman-teman. Begadang jangan begadang di malam ujian sungguh benar adanya. Pastikan kita tidur cukup agar keesokan paginya fit untuk mengerjakan 150 soal dalam 4 jam. Pastikan juga kita sarapan, sampai di tempat ujian lebih awal, dan yang tak kalah substansial memelihara kondisi fisik dan mental kita. Tenang. Kamu sudah memiliki persiapan cukup dan siap untuk menghadapi ujian ini.

 

8. Berdoa


Saya akan selalu mengulang hal ini dalam setiap tips ujian yang saya tulis karena memang sepenting itu. Berdoalah agar kita dimudahkan dan dilancarkan dalam mengerjakan soal-soal tersebut. Berdoalah agar pertanyaan yang keluar memihak kepada pengetahuan dan persiapan kita. Pada akhirnya, ini adalah ketetapan Allah. Apapun akan terjadi sesuai kehendak Allah makan memintalah kepada-Nya :)


9. Tips Selama Ujian:

a. Jika mengikuti ujian di test center, perhatikan suhu udara di ruang ujian. Jika sekiranya terlalu dingin untuk didiami dalam waktu 4 jam, gunakan jaket. Juga duduklah senyaman mungkin. Empat jam bukan waktu yang sebentar :)

b. Kerjakan dengan tenang. Kita memiliki waktu yang panjang untuk mengerjakan kok. Kalau kita tenang, insyaAllah akan menjadi lebih teliti. Di ujian yang banyak pertanyaan dan jawaban mengecoh (sehingga tentunya ketelitian adalah kunci) menjaga ketenangan adalah keharusan.

c. Hati-hati dengan jawaban “hampir benar”. Soal CISA pada umumnya menyisakan kita dengan 2 alternatif jawaban yang sama-sama berjubah kebenaran. Hehe. Pastikan memilih yang sejatinya benar, bukan yang jubahnya saja terlihat menyerupai. Misal saat ujian saya mendapat pertanyaan mana yang harus mendapat perhatian lebih: ketidaksesuaian dengan peraturan yang berlaku atau tidak terlibatnya para pemangku kepentingan (atau senior management, saya lupa persisnya) dalam penyusunan rencana strategis TI. Iyaaaa kalau stakeholders tidak ikut dalam diskusi perencanaan strategis TI memang masalah yang signifikan. Namun, kalau ada tuntutan hukum yang mayor terkait organisasi kita lebih berbahaya bukan?

d. Durasi ujian selama 4 jam memungkinkan kita melakukan review jawaban. Lakukan review jawaban secara keseluruhan seolah mengerjakan soalnya lagi sedari awal. Jangan jenuh dulu ya meski stamina dan konsentrasi sudah menurun. Gunakan 4 jam itu dengan sebaik-baiknya.

e. Mungkin karena saat ini sedang pandemi global, soal-soal terkait business resilience cukup banyak keluar. Teman-teman yang ingin mengikuti ujian dalam waktu dekat boleh ya mendalami domain 4 lebih serius.

f. Jika mengambil opsi proctored exam (seperti yang seorang teman saya pilih), kalian bisa memanfaatkan toilet break 2x masing-masing selama 10 menit. Opsi toilet break juga ada jika kita ujian di test center kok. Teman saya menyarankan untuk menggunakan break ini untuk mengembalikan keseimbangan yang hilang karena mengerjakan soal. (Tetapi saya waktu itu bisa duduk tenang selama 4 jam. Hihi)

g. Jangan lupa mengisi kuesioner post-test.


Demikian tips yang bisa saya bagikan untuk rekan-rekan yang ingin mengikuti ujian CISA. Selamat berjuang dan semoga sukses ya dalam sekali percobaan. Jika ada yang ingin ditanyakan, dipersilakan untuk menghubungi saya ya. Saya akan dengan senang hati membantu. Semangat! :)

----

English version: Tips to Pass CISA Exam

 

 


  • Share:

You Might Also Like

0 comments